You are reading :
you're reading...
IPA, Pengetahuan Umum

Penyulingan Air

Air merupakan salah satu kebutuhan hidup yang mendasar bagi semua mahluk hidup khususnya kita, manusia di bumi ini. Tanpa air, bumi menjadi kering, kehiidupan bisa musnah.

Beruntung bumi kita kaya akan kandungan air. Hampir dua pertiga permukaan bumi kita terdiri dari air. Oleh karena itu, di buku Sumiati Sa’adah yang berjudul Sains 5 tertulis bahwa sebagian ahli menyebut bumi sebagai planet air.

Air di bumi tersebar dalam tanah, laut, sungai, dan danau. Namun, akhir-akhir ini, air menjadi sumber daya alam yang suit dicari kebersihannya. Banyak air yang sudah tercemar  oleh limbah-limbah baik yang berasal dari industri maupun dari rumah tangga. Selain hal tersebut, bencana alam seperti banjir dan longsor juga dapat menyebabkan kebersihan air brkurang. Akibat bencana – bencana tersebut, air menjadi keruh dan penuh sampah. Butuh waktu berhari- hari, berminggu – minggu bahkan bulanan untuk menunggu air menjadi bersih kembali.

Hal lain yang membuat manusia sulit mendapat air bersih adalah kekeringan pada musim kemarau. Hal ini sering melanda hampir di seluruh dunia bahkan di negara kita tercinta, Indonesia. Banyak daerah di Indonesia yang mengalami kekeringan pada musim – musim kemarau. Selama berbulan – bulan banyak keluarga yang harus membeli air bersih, padahal kebutuhan akan air tidak hanya sedikit, tapi dalam jumlah yang banyak. Hal ini berarti juga bahwa masyarakat harus mengeluarkan dana yang besar untuk memenuhi kebutuhan air.

Untuk menghindri keuangan yang membengkak, banyak masyarakat yang membuat sumur buatan di sekitar sumber air yang kering. Namun pembuatan sumur dadakan semacam itu, tidak semuanya berhasil mendapatkan air bersih seperti yang diharapkan.

Sebagai contoh, di wilayah kita, kecamatan Karanganyar, banyak terdapat sumur – sumur dadakan di musim kemarau yang keruh, bahkan rasanya asin.

Oleh karena itu, penulis mencoba membuat alat sederhana yang diharapkan dapat menghasilkan air yang jernih dan tawar. Penulis menyebut alat ini sebagai Alat Penyulingan Air. Alat ini banyak yang telah membuat tapi banyak juga yang gagal.

Penulis mencoba mengemas alat yang sudah biasa dibuat dengan system yang biasa penulis lihat di akuarium yang airnya tetap bersih meski seminggu, yaitu memasang kapas dalam siklus airnya.

Adapun bahan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut

  1. ember/tong
  2. batu
  3. kerikil
  4. sabut kelapa
  5. pasir
  6. kapas
About these ads

Diskusi

Belum ada komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 79,294 hits

KALENDER

November 2011
S S R K J S M
« Okt   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

ARSIP

KATEGORI

Klik tertinggi

  • Tidak ada
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: